WhatsApp

Pengolahan Limbah Laundry

Des 23, 2025 23 mins read

Pengolahan limbah laundry sesuai Permen LHK No. 11 Tahun 2025, solusi ramah lingkungan dengan standar baku mutu air domestik.

Pengolahan Limbah Laundry – Permen LHK No. 11 Tahun 2025

Pengolahan limbah laundry sesuai Permen LHK No. 11 Tahun 2025, solusi ramah lingkungan dengan standar baku mutu air domestik. Pengolahan limbah laundry menjadi isu penting karena aktivitas pencucian menghasilkan air buangan yang mengandung deterjen, surfaktan, fosfat, dan bahan kimia lain. Jika tidak diolah dengan baik, limbah ini dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem perairan, dan menurunkan kualitas air tanah.

Pengolahan Limbah Laundry (3)-1.jpg

Permen LHK No. 11 Tahun 2025 hadir sebagai regulasi terbaru yang menetapkan baku mutu air limbah domestik, termasuk laundry. Aturan ini memberikan standar jelas mengenai parameter kualitas air buangan dan teknologi pengolahan yang wajib diterapkan oleh pelaku usaha laundry maupun industri terkait.

Pentingnya Regulasi Permen LHK No. 11 Tahun 2025

Regulasi ini menjadi acuan utama bagi usaha laundry dalam mengelola limbah cair agar tidak menimbulkan pencemaran. Dengan adanya standar baku mutu, setiap pelaku usaha memiliki pedoman teknis yang jelas untuk menjaga kualitas lingkungan.

Selain itu, regulasi ini juga mendorong penerapan teknologi pengolahan limbah yang lebih modern dan efisien. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Karakteristik Limbah Laundry

Limbah laundry umumnya mengandung bahan kimia seperti surfaktan, fosfat, dan senyawa organik yang sulit terurai. Kandungan ini dapat menyebabkan eutrofikasi pada perairan, menurunkan kadar oksigen, dan mengganggu kehidupan biota air.

Selain bahan kimia, limbah laundry juga membawa partikel padat, minyak, dan kotoran dari pakaian. Kombinasi ini menjadikan limbah laundry sebagai salah satu sumber pencemaran domestik yang perlu penanganan serius.

Teknologi Pengolahan Limbah Laundry

Berbagai teknologi dapat digunakan untuk mengolah limbah laundry, mulai dari proses fisik, kimia, hingga biologis. Proses fisik meliputi sedimentasi dan filtrasi untuk memisahkan partikel padat. Proses kimia menggunakan koagulan dan flokulan untuk mengendapkan zat pencemar.

Sementara itu, proses biologis memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan senyawa organik. Kombinasi ketiga metode ini sering digunakan dalam sistem pengolahan limbah laundry agar hasilnya lebih optimal dan sesuai standar baku mutu.

Peran Sedimentasi dan Filtrasi

Sedimentasi berfungsi untuk memisahkan partikel padat dari air limbah dengan cara pengendapan. Proses ini sederhana namun efektif dalam mengurangi beban pencemar sebelum tahap pengolahan berikutnya.

Filtrasi kemudian digunakan untuk menyaring partikel halus yang tidak terendapkan. Media filtrasi seperti pasir, karbon aktif, atau membran dapat meningkatkan kualitas air hasil olahan secara signifikan.

Proses Koagulasi dan Flokulasi

Koagulasi adalah proses penambahan bahan kimia untuk mengikat partikel kecil menjadi gumpalan besar. Flokulasi kemudian membantu memperbesar gumpalan tersebut agar mudah diendapkan.

Kedua proses ini sangat penting dalam mengurangi kandungan deterjen dan bahan kimia lain yang sulit diuraikan. Dengan penerapan yang tepat, kualitas air hasil olahan dapat memenuhi standar Permen LHK No. 11 Tahun 2025.

Pengolahan Limbah Laundry (2).jpg

Info Konsultasi Project Pengolahan Air 0877-7795-07810 

Disinfeksi dalam Pengolahan Limbah

Tahap disinfeksi dilakukan untuk membunuh mikroorganisme patogen yang mungkin terdapat dalam air limbah. Metode yang umum digunakan adalah klorinasi, ozonisasi, atau sinar ultraviolet.

Disinfeksi memastikan air hasil olahan aman untuk dilepas ke lingkungan atau digunakan kembali. Tahap ini menjadi syarat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan ekosistem.

Standar Baku Mutu Air Limbah Laundry

Permen LHK No. 11 Tahun 2025 menetapkan parameter baku mutu seperti BOD, COD, TSS, pH, dan kandungan deterjen. Setiap usaha laundry wajib memastikan hasil olahan limbah memenuhi standar tersebut.

Dengan adanya standar baku mutu, kualitas air buangan dapat dikontrol secara konsisten. Hal ini mencegah terjadinya pencemaran yang merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Implementasi di Usaha Laundry

Usaha laundry skala kecil hingga besar perlu menyesuaikan sistem pengolahan limbah sesuai regulasi. Instalasi sederhana dapat digunakan untuk usaha kecil, sementara sistem lebih kompleks diperlukan untuk usaha besar.

Implementasi ini tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga meningkatkan citra usaha. Pelanggan cenderung memilih layanan laundry yang peduli terhadap lingkungan.

Tantangan Pengolahan Limbah Laundry

Tantangan utama adalah biaya investasi dan operasional sistem pengolahan limbah. Banyak usaha laundry kecil yang kesulitan menyediakan dana untuk instalasi pengolahan.

Selain itu, kurangnya pengetahuan teknis juga menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan penyedia jasa profesional untuk membantu usaha laundry dalam menerapkan sistem pengolahan limbah.

Solusi Efisiensi Pengolahan

Solusi efisiensi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi modular yang hemat biaya dan mudah dioperasikan. Sistem ini memungkinkan usaha laundry menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan.

Selain itu, penggunaan media filtrasi yang dapat didaur ulang juga membantu menekan biaya operasional. Dengan solusi efisien, usaha laundry dapat tetap memenuhi standar tanpa terbebani biaya tinggi.

Peran Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah berperan dalam memberikan regulasi, pengawasan, dan dukungan teknis bagi usaha laundry. Program sosialisasi dan pelatihan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha.

Masyarakat juga memiliki peran dalam memilih layanan laundry yang ramah lingkungan. Dukungan konsumen akan mendorong usaha laundry untuk lebih serius dalam mengelola limbah.

Manfaat Pengolahan Limbah Laundry

Pengolahan limbah laundry memberikan manfaat besar bagi lingkungan, seperti menjaga kualitas air, mencegah pencemaran, dan melindungi ekosistem. Manfaat ini berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Selain itu, pengolahan limbah juga meningkatkan keberlanjutan usaha laundry. Dengan sistem yang sesuai regulasi, usaha dapat beroperasi lebih lama dan memiliki daya saing tinggi.

Pengolahan Limbah Laundry (4).jpg

Kesimpulan

Pengolahan limbah laundry sesuai Permen LHK No. 11 Tahun 2025 adalah langkah penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Regulasi ini memberikan standar jelas bagi usaha laundry untuk mengelola limbah secara profesional.

Dengan penerapan teknologi pengolahan yang tepat, dukungan pemerintah, dan kesadaran masyarakat, pengolahan limbah laundry dapat berjalan efektif. Hal ini mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

 

Info Konsultasi Project Pengolahan Air 0877-7795-07810 

Banner HomeBrand Aquar
Image NewsLetter
Newsletter

Dapatkan Informasi Terbaru

Dengan melanjutkan, Anda menyetujui seluruh Syarat dan Ketentuan.

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy